indahnya cinta itu tidak hanya suka pada saat awal, dimana para pasangan saling memuji saling mengesankan seolah2 mereka adalah pasangan yang terbaik yang ada di dunia ini,
tapi menurutku ada benarnya juga sih dikata kalau manisnya cinta itu emang kebanyakan diawal saja, tapi tak semudah itu aku dan dya memaknai indahnya cinta itu sendiri.. malam sudah terlanjur larut ketika sebagian bumi mulai menutup mata dan sebagian belahan akan memulai aktivitasnya, hem memang dunia ini aneh bahkan jauh lebih aneh jika kita belum mencoba menerka akan indahnya seluk beluk isi dunia ini, maka manusia dicipta akan mengisi dunia mengolahnya namun harus dilandasi atas rasa akan cinta, jadi cinta itu tidak hanya pada mahkluk tuhan tapi segala isi yang di dunia ini.
malam sudah larut sekali layaknya surya seorang mahasiswa perantauan yang berjuang untuk masa depannya,tapi mungkin hanya sebagai embel2 saja dalam hidup toh kenyataannya dia juga manusia yang juga ingin mengeksplorasi apa yang ada pada dirinya, dalam kisah ini surya minus melati yang harus pulang ke kampung halamannya yang tercinta, dibalik tirai yang sederhana di kamar kost yang sebagian penghuninya telah melalang buana ke dunia maya yang tak tahu ujungnya, surya masih terpaku menatap buku dan secarik kertas yang ada dihadapanya semenjaka beberapa jam yang lalu sambil memutar-mutar pensil dengan jarinya, ia mencoba mencari ilham untuk menumpahkan karya yang memang ingin ia cipta.
tik tok tik tok …. dentuman sang jam yang serasa tak berteman terus mengencangkan pikiran yang terus belum terinspirasi dalam hal karya. bukan puisi layaknya pujangga.laksana gayung menyambut sampan pena nya belum sedikitpun menggores kertas putih diatas meja kerjanya.tak lama berlalu layaknya ia kehabisan akal untuk menumpahkan segala yang dirasa ia tertegun melamun keluar dari peraduan yang sejak tadi ia tempati.
sambil menatap langit yang pekat akan gelap lamunannya menerawang pada kekasih yang senantiasa dicintainya dalam benaknya berkecamuk wajah yang ia rindukan dalam setiapa hening yang ada darinya.
“mel… mel sedang apa ya kau sekarang berada jauh disana???”
tak terasa kata2 itu terlontar begitu saja dari mulut surya. sontak ia pun terkaget akan hadirnya sosok tyo disampingnya,
“hooooi jezz ngapain aja jezz, tumben2an kamu keluar dari sarangmu larut malam begini??” tyo menepuk bahu sahabat karibnya itu
“ anu yo jujur aja aku lagi kangen sama dya yo…” surya menjawab
“ hoooi hayo siapa lagi yang kamu kangenin wah mencoba selingkuh ya?. aduh malangnya melati sur… padahal baru bentar aja kamu udah gitu wahhh…” tyo duduk disebelah surya
“ hoooiii ngaco kamu yo… aku itu kangen melati yoo emang selain dya siapa lagi yang aku kangenin?? coba” surya mengelak sambil memutar pandangannya pada tyo.
“ emak kamu kali, mbak adhek kakak saudara kan banyak sekali yang bisa kamu kangenin” tyo menggoda.
“ ya sih ini beda yang tadi kan dalam konteks keluarga dan sanak family gitu…” cetus surya
“eitssss kawanku Nampak kau memang lagi kangen tuh sama neng mel??” goda tyo lagi
“wehhheee ya jelas emang kamu nggak pernah kayak gini??” balik surya pada tyo.
“wah sungguh damainya malam ini ya??, meski langit tanpa bintang dan hanya kita berdua yang tidak pulang disini, tapi aku cukup senang” tyo menerawang ke langit diteras beralaskan tikar yang sengaja ia bawa tadi.
“wooooi nglantur ni orang aku nanya apa kamu jawabnya apa?? wah sengkler tenan..”surya mulai membuyarkan suasana yang semula sunyi seakan hidup.
“wah parah kamu tuh, gak bisa mellow sedikit napa??. wah pantesan aja ntuh melati milih pulang daripada ndekem sama kamu yang semakin gak jelas aja aku lihat..” cerca tyo
“eits dya ntuh pulang gara’’ libur kang dudu gara’’ aku sing ora nggenah..”
“ o tak kira … hihihi…” pandangan tyo berubah pada surya.
“ wes kumat wes… ra nggenah …” elak surya..
“ heh emang kamu suka beneran ya sama si melati itu..??” tanya tyo
“ya gmana ya..em gimana ya” pandangan surya kembali pada sang langit
“ragu ya??” godanya.
“aku bukan ragu yo, tapi setiap kali aku bersamanya itu hatiku terasa tenang n nyaman, lalu jika dia tak disampingku merasa ada yang kurang gitu..” senyum mulai terkembang di raut surya yang semula gelisah.
“eits wuih jurus gombal e ke cewek keluar euuuy…” tanggap tyo
“ sialan kamu itu yo senengane athek njaraki kancane ae. coba lihat muka ku aku serius ini” surya meyakinkan.
“ lihat wajahmu penuh dengan noda ada yang matang dan ada yang merah, setiap hari kulihat semua melati melati semuanya indah..(song lihat kebunku)” tyo ketawa wkwkwkwkwk.
“leh malah nyanyi dya…” nada surya mulai gusar
“eits ganteng-ganteng gini aku dulu punya cewek gebetan yang gak kalah wah deh sama punyamu sur..” pandangan tyo kembali ke langit.
“ siapa emang???”
“ayo pandangan langit dulu ntar kamu tahu kok”
mereka berdua memandangi langit yang hitam nan pekat malam itu
(deringan lagu pria kesepian…jreng jreng.. jreng jreng….nyuttttt kaset macet )
“eits tunggu dulu mana item tu gak ada namanya…” surya menyela
“ eh bocah edan ngrusak suasana ae makanya rasakan pake hati” gusar banget tyo.
“eh iya iyaa…” surya mengikuti ajakan tyo..
*****
###### tahun 2007 silam-- >>> masa muda Tyo
kala itu aku masih duduk dibangku SMA, aku itu cowok biasa saja gak nyleneh juga, mungkin itulah masa remaja yang mengkin tak kulupa sampai seumur hidupku, sesosok gadis manis yang selalu mengisi relung batin ku dan akan selalu terngiang2 dalam tidurku, em awal kali yang kurasa mungkin dya sama saja layaknya gadis lain di sekolahku yang naksir gara2 dya itu nyambung kalo diajak ngomong n enak saja jika aku ketemu dya, sini aku kasih tau ya namanya livia hem dari namanya saja dya sudah mencerminkan jiwa yang rupawan nan anggun yang bisa merasuk pada setiap jiwa kaum adam yang dekat dengannya, hem dya itu duduk dikelas satu waktu itu. yang jelas aku kelas 2 sebagai senior pikirku aku memang cocok jika dipasangkan dengan dia (bukanne aku berlebihan ataupun lebay ya) nyatanya emang gitu aku cocok jika sama dya.hem awalnya aku malu-malu gitu pada dya mau kenal aja sulit banget, jika dibanding kan dengan cewek yang pernah ku kenal sih, dya itu bagai1 banding 1000, bukan dengan cara aku minta nomer handphone nya atau aku minta alamat rumahnya atau aku ngajak dya berkenalan, lha terus gmana nih mbulet aja dari tadi. Nampak nya Tuhan telah menakdirkan kita untuk berjumpa n saling mengenal lebih jauh ya waktu itu aku sedang jalan pagi sama kawanku di kota asalku sana tepatnya Purwokerto, pagi yang cerah nan indah kala masih berbalut embun aku jogging sama kawanku tanpa disengaja aku berpapasan dengannya di jogging track deket taman di kotaku sana, kala aku berpapasan dengannya saat itu aku dan dya saling pandang memandang dan tak sengaja aku malah tabrakan dengannya
brrruuuucccck!!!!! ooooucchh. maaf ya sengaja batinku padanya alhmadulillah saya bisa ngomong dengan si dia pemilik hatiku, senyumnya kala itulah yang special bagiku, layaknya harimau yang mengejar mangsanya aku tak menyia-nyiakan waktu ntah bagaimana aku memulai perkenalana itu sebab agak lupa karena aku terlalu terbuai pada pesona paras rupawannya, waktu terasa kian cepat sekali tak terasa aku harus berpisah dengannya pada pertemuan itu, seakan-akan dia telah membawa hatiku yang menjulutkan benang-benang cinta yang terurai disepanjang perjalananku. entah itu berkah atau musibah namun anggap saja berkah dari tuhan bahwa semenjak itu aku kepikiran dya terus dan aku berharap dya juga sama denganku, nampaknya buah itu jatuh tidak jauh dari pekarangan sebab aku nanemnya dipekarangan rumahku. selang beberapa hari bukan aku yang berusaha untuk mencari no handphonenya tapi malah dya yang mencari no handphoneku. mungkin inilah magis seorang yang terlahir terlanjur tampan(Tyo banggga dilain pihak surya bersin hhuuuuuuaaacchhnnng ). kisah kami berlanjut pada smsan dan akhirnya janjian pada tempat dekat dengan sungai yang biasa jadi tempat arena mincing n renang bersama anak2. dan yang ku bangga dya dating lebih awal daripada yang aku duga dibawah pohon yang ridanng yang mulai bersemi kami ngobrol dan ternyata nyambung, hubungan kami berlanjut untuk beberapa waktu seperti itu, sampai suatu saat yang kuharapkan tiba dimana dia yang berkata”AKU BOLEH NGGAK JIKA JADI ORANG SPESIAL YANG MENGISI HATIMU” tanpa berfikir panjang tapi aku malah berbalut lamunan ini benar atau tidak ya?? tak lama dya melontarkan kata itu lagi mau tidak??. dan aku hanya bisa mengangguk sebagai tanda mau. lanjut cara kencan kami unuk sekali aku tidak pernah membawanya ketempat yang romance layaknya pasangan yang lain.memboncengnya dengan sepeda motor,tapi dengan sepeda(surya aku juga pernah ko’),wajar saja bila aku tak bisa melakukan itu karena aku berasal dari keluarga yang pas2an dari segi ekonomi, kami jalannya pun tanpa diketahui oleh orang ku dan dya, ya bisa dibilang backstreet gtu lah. sempat ku teringat kala itu adalah aku jalan tapi dengan alasan lari pagi n itu terjadi sangat special sekali saling lempar pujian maupun ejekan, n yang kusuka dari dya yaitu dya jarang bicara pada orang yang baru ia kenal jadi aku sedikit tenang karena aku tak perlu cemburu n kuyakin dya memang untukku,sempat sih aku kepikiran bahwa ia jodohku kelak yang kan menjadi pendamping hidupku nanti,
tapi memang tuhan berkehendak lain kalai itu aku memutuskan pindah untuk menunutut ilmu disini(kota yang sampai saat ini ku tempati)dan aku mendapat mandat bahwa aku harus memperoleh hasil yang memuaskan karena ini untuk masa depanku, seiring begitu pula hubunganku dengan dya diketahui oleh kakaknya yang juga seorang perempuan, berakhir pula lah kisahku dengannya, karena keteledoranku yang tak memberinya kepastian sehingga mungkin aku sudah tak mempedulikanya, semua mimpi yang telah ku gantungkan bersamanya sirna seakan ditelan gelombang laut yang menghancurkan tanpa puing2 sisa, sempat aku bertanya kabar tentang drinya pada kakaknya namun nonsense yang kudapat. demikian pula kisah cintaku yang susah payah kupertahankan sampe setahun lebih bisa kandas hanya dalam hitungan hari.
jadi jagalah cintamu selagi dya disampingmu jangan sampai seperti aku.yang hidup penuh penyesalan..
*******
“nah tahukan gimana ceritanya ??” tandas tyo
“huhu sungguh menguras air mata..” surya dengan mata berkaca-kaca.
“lho kok awakmu seng nangis sur?” tanya tyo
“aku kagum padamu tapi juga kecewa kenapa kau sia-siakan sidia” jawab surya
“lah itulah salahku”
“wah nampaknya kisah kamu itu cocok kalo dijadikan novel atau cerpen ya??” elak surya
“iya sih ide bagus itu thank’s jezzz jadi pengen nulis siapa tau ada cewek lagi yang tergoda sama ketampananku” jumawa tyo
“ayo tidur tidur uda malem hampir pagi nih…” surya beranjak dari peraduan
“eh tunggu dulu masih ada kisah lainnya lho…. kamu mau dengar gaak??” tanya tyo
“ngantuk aku bro cerita aja pada angin larut daaaa selamat larut malem aku mau berangkat ke dunia mimpi siapa tau aku ketemu sama melati atau yang ada dalam ceritamu itu hahahahaha” tanggap surya.
“duh sial aku jadi pengen punya pacar lagi ya????” tyo menuju ke tempat tidurnya
ngobrol sama sahabat itu memang tiada habisnya ya betul tidak????.
assalamu alaikum Wr wb lidahku tak selihai goresanku meski tak bisa terungkap yang akhirnya tergusur waktu
Tampilkan postingan dengan label The Dreamer love series. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Dreamer love series. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Mei 2011
Selasa, 10 Mei 2011
The Dreamer love series
Back to cerita yang lalu dimana surya masih mikirin gimana caranya membuat melati itu tidak kesal pada sifat cuek yang sudah mengakar sejak lama bahkan sebelum kenal sama melati itu.
Ya disini sifat surya yang umumnya masih sangat kekanak-kanakan sekali, dia gak mau berlarut terus dengan masalah yang ia alami tak terkecuali tentang urusan asmatanya juga. Ini juga sangat cocok dengan sifat melati yang diem jika ada masalah bukan menyelesaikannya tapi malah diem nyimpen sendiri apa yang sebenarnya ia keluhkan tentang surya selama ini, seperti kembali ke awal lagi deh, Surya yang berusaha mendekati perasaan melati supaya dia mau mengutarakan masalah yang sedang dipikirkannya
Pada suatu malam surya menelpon melati mengajak ngobrol dya FROM HEART TO HEART
“haloo assalamualaikum” melati langsung menjawab telpon karna ia tahu bahwa yang telpon itu surya.
“walaikumsalam..dhek” surya menjawab dengan sedikit nada yang agak mesra
“ada apa sih kok telpon, emang ada yang penting yang mau dibicarakan” nada melati berubah drastis karena ia masih kesal dengan surya yang gak mau menyapanya tiap kali bertemu
“sek bentar ada apa sih??” surya langsung nanya kepada melati* di sini surya memang tidak tahu apa maksudnya dari perkataan melati tadi.
“gak tahu deh” nada melati masih sewot setengah kesal, eh bukan setengah kesal lagi ding sebab emang baru pertama kali ini melati dicuekin sama ehem ehemnya, mungkin dulu tidak pernah seperti ini ya,
“kok gitu sih, ayo dong cerita dhek supaya saya tahu maksudnya, masak mau begini ya?” nada surya makin diperhalus dengan sendirinya
“enggggaaaak pa pa udah wissss ya wis hem” cetus melati kepada surya
“sek bentar klo ga ada apa2 kok nada gitu ya??” surya makin penasaran, meski ia baru pertama kali menjalin hubungan dengan orang yang spesial namun ia tahu jika si ehem nya ini lagi nyimpen sesuatu dari nya, em mungkin ini sifat asli dari para cowo mumgkin ya *soal e saya sebagai pengarangnya aja gak tahu hehehe
“gini lho aku tuh bingung dengan sikapnya maass, masak tiap kali ketemu pasti ngindar gak jelas, terus keliatan kayak gmana gitu?? Sebenar kenapa sih?” akhirnya melati mau mengukapakan isi hati yang nggrundel dari kemaren2.
“ehem ow itu tho dhek,hhehe aku juga ga tahu kenapa bisa gitu,em mungkin aku masih canggung/sungkan sama adhek??”jawab surya dengan polosnya
“lho kenapa sih, harus canggung segala kan uda jadian tho,trus uda lama pula??” sambung melati
“aku kaget saja, dengan rasa yang mucul tiba2 tiap kali ketemu kamu, hem mungkin ini ya??” surya memaparkan
“mungkin apa??cetus melati
“Mungkin inilah saya,dhek”jawab surya
“wah ga jujur ini mesthi ayo tho??” paksa melati
“gini lho mungkin aku ceritane agak nanti aja ya??” surya mencoba menenangkan melati
“lho kenapa lagi, mau ketemu gitu ya??, nanti malah dicuekin lagi aku nanti??” melati mengeluarkan nada mewek khas nya *kayak apa ae
“ sek bentar kayak’e ada yang nguping pembicaraan kita deh dhek??”
“siapa emange maas??” melati penasaran
“ini ada orang yang ngetik cerita sambil ketawa ketawa sendiri!!” surya menjelaskan
“lho siapa??”
“itu lho orange pake kacamata dhek, wah makin ngakak ja ketawane aduh,aduh” surya malu-malu
“Ow orang itu tho, ya wis disuruh pergi ja tuh orang” melati mendukung usul surya
“maaaf mas jangan suka nguping ya pamali kata orang bandung”
“lho siapa saya?? Aduh-duh mas sek bentar saya ini bukan mau nguping yang mas sama mbaknya omongin, tapi saya ini pengarang disini, gimana piye ho bocah loro iki??” pengarang menjawab tuduhan melati-surya.
“oalah maaf klo gitu maaf udah silahkan dilanjutkan lagi ngarang ceritanya” surya minta maaf kepada sang pengarang.
“akhirnya tokoh yang satu ini ngerti juga ya hahaha?? Pengarang tertawa terbatuk-batuk.
“weis mas surya kita lanjutin pembicaraan e di private wae , ben wong iki gak ngerti n nyampuri oke mas” saran melati.
“okelah kalo begitu dhek”surya seneng sekali
“lhoh saya gimana mau ngelanjutin cerita ini ya kok saya ga boleh tau terusan nya ya??” pengarang menyagkal.
“ itu ya , klo itu sih urusan kmu pak, ya mas ayo cepet diprivate saja daripada ini orang ikut2 terus2an, mari” ketus melati dengan agak jengkel.
“yuk mari2 hahaha daaaah pak pengarang kasian deh lu makane ndang cari pasangan biar gak ngurusin cerita ne orang ya?? “ surya mengejek
“wooo bocah gendheng tenan iki, aku lho nek kene iku pengarang e, kok malah di jail i, eh ya saya juga sudah punya pacar lho pacar e lebih ngerti lho dari pada pacar sampean iku yo?/”pengarang marah.
“ya uda urusin sana pacarnya kok mlah ikut ja, huuussh .....huuusssshh” melati menjawab lagi.
“huuuusssssh...hussssshh...huuussssshhh” surya membantu
“?????” pengarang
Malam itu menjadi malam dimana melati n surya mulai bebicara bahasa cinta, dimana saling mengerti saling mengisi dari masing2 pihak, tanpa terasa waktu berjalan cepat, meski tak ditemani rembulan penyinar malam, meski tanpa hujan kesayangan, meski tanpa bintang menebarkan harapan. Malam itu adalah malam yang indah diantara mereka berdua TIIIIIIiiiiiiitttttttttt.. *tidak ada maksud yang lain ya.. ini Cuma menyatakan cepet waktu bejalan, jangan berfikiran aneh2
Pagi hari in the kost
Gubrak.... gludakkkk ... blukk..blukkk, tung ting tung ting...####%^^^&8*%%$
Tring tring nada alarm hape surya terus berbunyi dia tak menggumbrisnya, dia terburu2 sebab ada meeting penting hari itu, dan lain dan tak bukan adalah sama melati, segera sajalah surya mandi,gosok gigi, tak lupa cuci kaki,
Pukul 07.15 surya cabut dari kost menuju tempat mereka janjian, dan dahsyatnya melati sudah dateng duluan lho, sontak membuat surya salah tingkah apalagi menengok jika pada umumnya orang pacaran itu bawa motor atau mobil mungkin ???
Mereka nampaknya tak memusingkan itu, surya menghampiri melati, surya berjalan dengan mantapnya layak ksatria menghampiri tuan putrinya
“sudah lama ya nunggunya... maaf aku telat dhek...!!” surya menyapa dengan nada yang cerah dan sumringah sambil berdebar-debar
“ah gak masalah mas, ayo kita kemana??”melati pun menyambut dengan senyum tak kalah menawannya
“ayo kita berangkat kalo gitu....”ajak surya langsung saja, sambil naik sepeda
Surya di depan mbonceng melati, layaknya GALIH dan RATNA yang berjalan dengan menaiki sepeda yang sederhana, suasana masih pagi sekali tak heran jika banyak orang sedang olahraga,kemudian mungkin jaman sekarang jarang sekali ada anak muda yang mau jalan2 naik sepeda. Seperti semua pasang mata memandang mereka berdua seperti kagum dan takjub kepada mereka yang mungkin memberi inspirasi pada tiap orang yang melihatnya
Sambil mengayuh sepeda pelan namun pasti surya curi-curi pandang pada melati yang duduk dibelakangnya, ketika mereka berpandang-pandang satu sama lain, mereka saling melempar senyuman sesekali dengan tingkah konyol surya bergurau dengan melati disela-sela perjalanan mereka.pelan cepat tak terasa mereka telah sampai pada tempat tujuan mereka yaitu perpustakaan kota,canda tawa terus menghiasi celoteh mereka didalam perpus,
Tak beberapa lama ternyata sang penguasa ruang dimensi berputar begitu cepat, mereka pun beranjak meninggalkan tempat yang merupakan gudang milyaran ilmu di dalamnya,pijakan langkah yang masih belum berubah menuju sepeda yang mereka naiki ke tempat itu, lanjut ke tempat selanjutnya
Coba kalian tebak kemanakah mereka akan menuju, yak itu adalah sebuah kedai sederhana yang berisikan makanan khas dari salah satu daerah di indonesia.
“dhek sampean mau pesen apa??” tanya surya pada melati
“em kalo aku terserah mas aja deh, mas mau aku usahakan mau hehehe?” melati bergurau karena nada surya yang begitu agak aneh tidak seperti biasanya
“o kog gitu sih??, silahkan pesen adhek??” tandas surya kembali
Kala itu mereka memesan bebrapa makan jenis surabi yang katanya enak,tapi emang enak nyatanya mereka pesan banyak sih n hebatnya lagi habis semua *hahahaaha...upsss!!
Langsung seusai itu merka bergegas pulang karena surya nggak tega kalo melati sampe capek,tak lama kemudian mereka sampai didepan gerbang rumah melati. Tak perlu lama surya langsung pamit pulang sama tantenya melati,
“tante saya pamit dulu, mel aku pulang dulu ya, Assalamualaikum”pamit surya
“walaikum salam mas, jaga kesehatan ya ?? langsung istirahat saja ntar sampe kost” jawab melati berseri-seri
“ya.... “sambil beranjak dari rumah melati.
Tring tring hape surya bergetar
“ makasih banget ya buat hari ini,
Mungkin kata2 ini tak sanggup utk membayar
Semua cerita indah
Mas makasih ya.....!!!
ILU :*”
Dan bagaimana reaksi surya tunggu lah part3 selanjutnya dari seri dreamer love selanjutnya byeebyeee.
Ya disini sifat surya yang umumnya masih sangat kekanak-kanakan sekali, dia gak mau berlarut terus dengan masalah yang ia alami tak terkecuali tentang urusan asmatanya juga. Ini juga sangat cocok dengan sifat melati yang diem jika ada masalah bukan menyelesaikannya tapi malah diem nyimpen sendiri apa yang sebenarnya ia keluhkan tentang surya selama ini, seperti kembali ke awal lagi deh, Surya yang berusaha mendekati perasaan melati supaya dia mau mengutarakan masalah yang sedang dipikirkannya
Pada suatu malam surya menelpon melati mengajak ngobrol dya FROM HEART TO HEART
“haloo assalamualaikum” melati langsung menjawab telpon karna ia tahu bahwa yang telpon itu surya.
“walaikumsalam..dhek” surya menjawab dengan sedikit nada yang agak mesra
“ada apa sih kok telpon, emang ada yang penting yang mau dibicarakan” nada melati berubah drastis karena ia masih kesal dengan surya yang gak mau menyapanya tiap kali bertemu
“sek bentar ada apa sih??” surya langsung nanya kepada melati* di sini surya memang tidak tahu apa maksudnya dari perkataan melati tadi.
“gak tahu deh” nada melati masih sewot setengah kesal, eh bukan setengah kesal lagi ding sebab emang baru pertama kali ini melati dicuekin sama ehem ehemnya, mungkin dulu tidak pernah seperti ini ya,
“kok gitu sih, ayo dong cerita dhek supaya saya tahu maksudnya, masak mau begini ya?” nada surya makin diperhalus dengan sendirinya
“enggggaaaak pa pa udah wissss ya wis hem” cetus melati kepada surya
“sek bentar klo ga ada apa2 kok nada gitu ya??” surya makin penasaran, meski ia baru pertama kali menjalin hubungan dengan orang yang spesial namun ia tahu jika si ehem nya ini lagi nyimpen sesuatu dari nya, em mungkin ini sifat asli dari para cowo mumgkin ya *soal e saya sebagai pengarangnya aja gak tahu hehehe
“gini lho aku tuh bingung dengan sikapnya maass, masak tiap kali ketemu pasti ngindar gak jelas, terus keliatan kayak gmana gitu?? Sebenar kenapa sih?” akhirnya melati mau mengukapakan isi hati yang nggrundel dari kemaren2.
“ehem ow itu tho dhek,hhehe aku juga ga tahu kenapa bisa gitu,em mungkin aku masih canggung/sungkan sama adhek??”jawab surya dengan polosnya
“lho kenapa sih, harus canggung segala kan uda jadian tho,trus uda lama pula??” sambung melati
“aku kaget saja, dengan rasa yang mucul tiba2 tiap kali ketemu kamu, hem mungkin ini ya??” surya memaparkan
“mungkin apa??cetus melati
“Mungkin inilah saya,dhek”jawab surya
“wah ga jujur ini mesthi ayo tho??” paksa melati
“gini lho mungkin aku ceritane agak nanti aja ya??” surya mencoba menenangkan melati
“lho kenapa lagi, mau ketemu gitu ya??, nanti malah dicuekin lagi aku nanti??” melati mengeluarkan nada mewek khas nya *kayak apa ae
“ sek bentar kayak’e ada yang nguping pembicaraan kita deh dhek??”
“siapa emange maas??” melati penasaran
“ini ada orang yang ngetik cerita sambil ketawa ketawa sendiri!!” surya menjelaskan
“lho siapa??”
“itu lho orange pake kacamata dhek, wah makin ngakak ja ketawane aduh,aduh” surya malu-malu
“Ow orang itu tho, ya wis disuruh pergi ja tuh orang” melati mendukung usul surya
“maaaf mas jangan suka nguping ya pamali kata orang bandung”
“lho siapa saya?? Aduh-duh mas sek bentar saya ini bukan mau nguping yang mas sama mbaknya omongin, tapi saya ini pengarang disini, gimana piye ho bocah loro iki??” pengarang menjawab tuduhan melati-surya.
“oalah maaf klo gitu maaf udah silahkan dilanjutkan lagi ngarang ceritanya” surya minta maaf kepada sang pengarang.
“akhirnya tokoh yang satu ini ngerti juga ya hahaha?? Pengarang tertawa terbatuk-batuk.
“weis mas surya kita lanjutin pembicaraan e di private wae , ben wong iki gak ngerti n nyampuri oke mas” saran melati.
“okelah kalo begitu dhek”surya seneng sekali
“lhoh saya gimana mau ngelanjutin cerita ini ya kok saya ga boleh tau terusan nya ya??” pengarang menyagkal.
“ itu ya , klo itu sih urusan kmu pak, ya mas ayo cepet diprivate saja daripada ini orang ikut2 terus2an, mari” ketus melati dengan agak jengkel.
“yuk mari2 hahaha daaaah pak pengarang kasian deh lu makane ndang cari pasangan biar gak ngurusin cerita ne orang ya?? “ surya mengejek
“wooo bocah gendheng tenan iki, aku lho nek kene iku pengarang e, kok malah di jail i, eh ya saya juga sudah punya pacar lho pacar e lebih ngerti lho dari pada pacar sampean iku yo?/”pengarang marah.
“ya uda urusin sana pacarnya kok mlah ikut ja, huuussh .....huuusssshh” melati menjawab lagi.
“huuuusssssh...hussssshh...huuussssshhh” surya membantu
“?????” pengarang
Malam itu menjadi malam dimana melati n surya mulai bebicara bahasa cinta, dimana saling mengerti saling mengisi dari masing2 pihak, tanpa terasa waktu berjalan cepat, meski tak ditemani rembulan penyinar malam, meski tanpa hujan kesayangan, meski tanpa bintang menebarkan harapan. Malam itu adalah malam yang indah diantara mereka berdua TIIIIIIiiiiiiitttttttttt.. *tidak ada maksud yang lain ya.. ini Cuma menyatakan cepet waktu bejalan, jangan berfikiran aneh2
Pagi hari in the kost
Gubrak.... gludakkkk ... blukk..blukkk, tung ting tung ting...####%^^^&8*%%$
Tring tring nada alarm hape surya terus berbunyi dia tak menggumbrisnya, dia terburu2 sebab ada meeting penting hari itu, dan lain dan tak bukan adalah sama melati, segera sajalah surya mandi,gosok gigi, tak lupa cuci kaki,
Pukul 07.15 surya cabut dari kost menuju tempat mereka janjian, dan dahsyatnya melati sudah dateng duluan lho, sontak membuat surya salah tingkah apalagi menengok jika pada umumnya orang pacaran itu bawa motor atau mobil mungkin ???
Mereka nampaknya tak memusingkan itu, surya menghampiri melati, surya berjalan dengan mantapnya layak ksatria menghampiri tuan putrinya
“sudah lama ya nunggunya... maaf aku telat dhek...!!” surya menyapa dengan nada yang cerah dan sumringah sambil berdebar-debar
“ah gak masalah mas, ayo kita kemana??”melati pun menyambut dengan senyum tak kalah menawannya
“ayo kita berangkat kalo gitu....”ajak surya langsung saja, sambil naik sepeda
Surya di depan mbonceng melati, layaknya GALIH dan RATNA yang berjalan dengan menaiki sepeda yang sederhana, suasana masih pagi sekali tak heran jika banyak orang sedang olahraga,kemudian mungkin jaman sekarang jarang sekali ada anak muda yang mau jalan2 naik sepeda. Seperti semua pasang mata memandang mereka berdua seperti kagum dan takjub kepada mereka yang mungkin memberi inspirasi pada tiap orang yang melihatnya
Sambil mengayuh sepeda pelan namun pasti surya curi-curi pandang pada melati yang duduk dibelakangnya, ketika mereka berpandang-pandang satu sama lain, mereka saling melempar senyuman sesekali dengan tingkah konyol surya bergurau dengan melati disela-sela perjalanan mereka.pelan cepat tak terasa mereka telah sampai pada tempat tujuan mereka yaitu perpustakaan kota,canda tawa terus menghiasi celoteh mereka didalam perpus,
Tak beberapa lama ternyata sang penguasa ruang dimensi berputar begitu cepat, mereka pun beranjak meninggalkan tempat yang merupakan gudang milyaran ilmu di dalamnya,pijakan langkah yang masih belum berubah menuju sepeda yang mereka naiki ke tempat itu, lanjut ke tempat selanjutnya
Coba kalian tebak kemanakah mereka akan menuju, yak itu adalah sebuah kedai sederhana yang berisikan makanan khas dari salah satu daerah di indonesia.
“dhek sampean mau pesen apa??” tanya surya pada melati
“em kalo aku terserah mas aja deh, mas mau aku usahakan mau hehehe?” melati bergurau karena nada surya yang begitu agak aneh tidak seperti biasanya
“o kog gitu sih??, silahkan pesen adhek??” tandas surya kembali
Kala itu mereka memesan bebrapa makan jenis surabi yang katanya enak,tapi emang enak nyatanya mereka pesan banyak sih n hebatnya lagi habis semua *hahahaaha...upsss!!
Langsung seusai itu merka bergegas pulang karena surya nggak tega kalo melati sampe capek,tak lama kemudian mereka sampai didepan gerbang rumah melati. Tak perlu lama surya langsung pamit pulang sama tantenya melati,
“tante saya pamit dulu, mel aku pulang dulu ya, Assalamualaikum”pamit surya
“walaikum salam mas, jaga kesehatan ya ?? langsung istirahat saja ntar sampe kost” jawab melati berseri-seri
“ya.... “sambil beranjak dari rumah melati.
Tring tring hape surya bergetar
“ makasih banget ya buat hari ini,
Mungkin kata2 ini tak sanggup utk membayar
Semua cerita indah
Mas makasih ya.....!!!
ILU :*”
Dan bagaimana reaksi surya tunggu lah part3 selanjutnya dari seri dreamer love selanjutnya byeebyeee.
Selasa, 25 Januari 2011
The Dreamer Love in series
Cuek atau Cinta sih sebenarnya???
assalamualaikum...
pada kali ini ada sebuah cerita yang mungkin bisa buat bacaan bisa kita sebut tokohnya itu surya dengan melati...
suatu hari di kamp
pagi yang indah meski agak rintik2 air turun dari langit namun tak menghambat langkah surya pergi ke kamp. ya meski masih merasa kan kantuk yang terus membalut di mata dia tetap menetapkan langkah ya ...ditemani oleh sahabat kostnya joy mereka berjalan bersama..
kondisi ini juga hampir sama dengan yang dialami oleh melati yang harus bangun telat kali ini maklum karena harus menghandle tugas yang memang harus dikumpulkan hari ini..
o ya kita rewind sejenak surya adalah anak dari desa yang agak cukup jauh dari kamp berasal dari keluarga yang sederhana. hem klo soal tampang no coment dah, nah klo melati ini berasal dari kota yang dekat sih dengan kamp tapi ia memilih untuk in de kost alasan untuk belajar mandiri hehe
joy anak yang sebenarnya hampir sama kondisi ne dengan surya namun mungkin cukup mendingan deh nah klo masalah tampang is good.. n sikap juga bisa dibilang baik
back to kamp hem kuliah harus dihadapkan dengan ujian di kamp nah meski surya n melati ini satu kamp tapi mereka jarang bertemu n yang lebih parah lagi sebenarnya gedung mereka juga bersebelahan tapi mereka tetep aja jarang bertemu except jika mereka janjian..
nah di sini ini pas pergantian jam surya hendak pergi ke mosque ya pasti ne tetep bersama joy hehe mereka itu kayak perangko ja kemana2 tetep nempel sampe teman satu kamp ngomong klo mereka itu pacaran astagfirullah pasti kata yang muncul dari mulut surya n masyaAllah dari joy, mungkin ini gara2 saking kompak nya mereka..
di perjalanan ke tempat itu mereka berdua saling bercanda biasalah anak muda jaman sekarang n kebanyakan yang diomongin pasti itu saja, n tanpa sengaja mereka berpapasan dengan melati n dkk, hem di sinilah surya selalu saja berpura-pura tidak tahu n mgalihkan pandangan ke lainnya sampe akhirnya joy yang menyapanya dengan senyum dan melati pun membalasnya meski agak aneh rasanya padahal yang dia harapakan ada balasan senyuman dari surya..
*o ya disini surya n melati itu ada hubungan yang khusus sih, meski begitu surya itu kan masih pertama kali menjalin hubungan sedemikian rupa, n kurang mengerti gmana cara ngertiin seorang cewek hehhe
back again dan kejadian itu tidak hanya sekali dialami melati sehingga lama kelamaan membuat dongkol juga demikian dengan surya yang masih terus bisa tersenyum n tak mau memberi penjelasan pada melati gmana bisa tau
pada dasarnya surya itu cuek n bahkan cueknya kadar tinggi saking nemen nya itu ya seperti itu sampe tega ketemu aja ga mau nyapa,, padahal tadi nya sebelum seperti itu mereka biasa aja tapi setelah beberapa lama kok jadi gitu ya ???
karena ulah surya yang seperti itu akhirnya melati bercurhat pada temen2nya tentang sikap surya kepadanya banyak sekali saran yang diterimanya
sampai suatu waktu ada teman melati menyampaikan secara langsung eh boro2 didenger sama surya. tapi ada yang mengena di hatinya
"eh sur sebenarnya kmu anggap sih melati itu jika pacar knapa selalu kau cuekin ?? lalu jika teman tapi kok keliatannya ada yang aneh diantara kamu dengan melati ??"
nah kata2 itu selalu menghiasi nya beberapa hari bahkan sampai sekarang
n tak berapa lama mereka berdua bertemu lagi tapi sikap surya masih belum berubah juga
pengen tau kelanjutan kisahnya hem tetep pantengin terus di blog ini ya
sampai jumpa
>>> wassalamualai'kum wr wb
assalamualaikum...
pada kali ini ada sebuah cerita yang mungkin bisa buat bacaan bisa kita sebut tokohnya itu surya dengan melati...
suatu hari di kamp
pagi yang indah meski agak rintik2 air turun dari langit namun tak menghambat langkah surya pergi ke kamp. ya meski masih merasa kan kantuk yang terus membalut di mata dia tetap menetapkan langkah ya ...ditemani oleh sahabat kostnya joy mereka berjalan bersama..
kondisi ini juga hampir sama dengan yang dialami oleh melati yang harus bangun telat kali ini maklum karena harus menghandle tugas yang memang harus dikumpulkan hari ini..
o ya kita rewind sejenak surya adalah anak dari desa yang agak cukup jauh dari kamp berasal dari keluarga yang sederhana. hem klo soal tampang no coment dah, nah klo melati ini berasal dari kota yang dekat sih dengan kamp tapi ia memilih untuk in de kost alasan untuk belajar mandiri hehe
joy anak yang sebenarnya hampir sama kondisi ne dengan surya namun mungkin cukup mendingan deh nah klo masalah tampang is good.. n sikap juga bisa dibilang baik
back to kamp hem kuliah harus dihadapkan dengan ujian di kamp nah meski surya n melati ini satu kamp tapi mereka jarang bertemu n yang lebih parah lagi sebenarnya gedung mereka juga bersebelahan tapi mereka tetep aja jarang bertemu except jika mereka janjian..
nah di sini ini pas pergantian jam surya hendak pergi ke mosque ya pasti ne tetep bersama joy hehe mereka itu kayak perangko ja kemana2 tetep nempel sampe teman satu kamp ngomong klo mereka itu pacaran astagfirullah pasti kata yang muncul dari mulut surya n masyaAllah dari joy, mungkin ini gara2 saking kompak nya mereka..
di perjalanan ke tempat itu mereka berdua saling bercanda biasalah anak muda jaman sekarang n kebanyakan yang diomongin pasti itu saja, n tanpa sengaja mereka berpapasan dengan melati n dkk, hem di sinilah surya selalu saja berpura-pura tidak tahu n mgalihkan pandangan ke lainnya sampe akhirnya joy yang menyapanya dengan senyum dan melati pun membalasnya meski agak aneh rasanya padahal yang dia harapakan ada balasan senyuman dari surya..
*o ya disini surya n melati itu ada hubungan yang khusus sih, meski begitu surya itu kan masih pertama kali menjalin hubungan sedemikian rupa, n kurang mengerti gmana cara ngertiin seorang cewek hehhe
back again dan kejadian itu tidak hanya sekali dialami melati sehingga lama kelamaan membuat dongkol juga demikian dengan surya yang masih terus bisa tersenyum n tak mau memberi penjelasan pada melati gmana bisa tau
pada dasarnya surya itu cuek n bahkan cueknya kadar tinggi saking nemen nya itu ya seperti itu sampe tega ketemu aja ga mau nyapa,, padahal tadi nya sebelum seperti itu mereka biasa aja tapi setelah beberapa lama kok jadi gitu ya ???
karena ulah surya yang seperti itu akhirnya melati bercurhat pada temen2nya tentang sikap surya kepadanya banyak sekali saran yang diterimanya
sampai suatu waktu ada teman melati menyampaikan secara langsung eh boro2 didenger sama surya. tapi ada yang mengena di hatinya
"eh sur sebenarnya kmu anggap sih melati itu jika pacar knapa selalu kau cuekin ?? lalu jika teman tapi kok keliatannya ada yang aneh diantara kamu dengan melati ??"
nah kata2 itu selalu menghiasi nya beberapa hari bahkan sampai sekarang
n tak berapa lama mereka berdua bertemu lagi tapi sikap surya masih belum berubah juga
pengen tau kelanjutan kisahnya hem tetep pantengin terus di blog ini ya
sampai jumpa
>>> wassalamualai'kum wr wb
Langganan:
Postingan (Atom)