Tampilkan postingan dengan label parikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label parikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Maret 2013

asa yang tak kan padam


aku ingin berkhayal bersamamu..
aku ingin mengisi ceritamu dengan diriku..
bersama deretan tulisanmu..
aku ingin jadi inspirasimu 
hingga dirimu tak  perlu mendongak terlalu jauh
karna aku ada di sampingmu...
aku kan selalu memasukan rumus dirimu dalam racikan logikaku...
daku ingin membagi dunia sempitku bersama duniamu
yang nanti membentang luas dengan kerangka imajimu
mari nyalakan bara hidup...
aku sang nahkoda 
dan kamulah navigatornya...
mengarungi tiap derajat lintang dan bujur bumi
dengan cerita...
cerita yang sederhana namun tak terlupa...
aku merindukan kamu selalu
tulisanmu ceritamu... bersamaku..

Senin, 16 Mei 2011

Bukan Syair Maha Pujangga

Ini bukan puisi cinta
Lukisan runtutan syair nan makna
Teriakan tak sebanding seorang maha Pujangga
Tarian jemarinya mampu meraba
Para pelantunnya
Bukan pula dendangan asmara
Mampu menggolakkan jiwa
Hanya saja
Dalam coretan penaku tiada berharga
Segenap hati dan benakku menerawang kepadanya
Sekalian bersabda
Aku takjub akan keelokan lubuk hatinya

23 april 2011

Sebutir Telur

Karya untuk chicha



Bulat kaya akan makna
Tak berbanding adanya
Dikau dan aku
Aku putih dan engkau kuning
Jadi satu bagian yang tak terpisahkan
Nun terjaga dalam payungan cangkang
Rasaku tak serapuh itu


Kerasnya besi baja pun tak berdaya olehnya
Kerasnya goncangan getaran gejolak
Sepatutnya diriku menahannya
Agar kuning selalu terjaga....
23 april 2011

Kamis, 07 April 2011

untuk Mu...

write by Chandra
at hometown Trenggalek

Ruang rindu di gelap sunyi
memandang hitamnya malam sendiri
sang penguasa malam enggan menampakkan diri

bintangku
dimana engkau
sinarmu tak tampak lagi..

ingin rasanya mengusir kesunyian ini
rintihan air langit menghujam
tapi ingat dalam benak terdalam

seseorang merindukan..
bagai butir lembut..
meski mengusir idolaku....

Minggu, 27 Maret 2011

call it love...

cinta itu indah
selalu menghinggapi setiap insan
cinta itu suci
tidak akan ada yang mau menodai
cinta itu romantis

pujangga berkata didalamnya
cinta itu tiada luka
luka akan terobati oleh cinta
cinta itu saling mengerti
pengertian ada dalam cinta
Cinta itu kerinduan
karena rindu ada karena cinta
cinta itu kisah
kisah selalu terukir oleh cerita cinta
jadikan cinta selalu bertasbih
lindungi cintamu jangan sia-siakan Dia
atau engkau akan menyesalinya

Trenggalek 2nd Day


Bissmillah saja selalu terucap supaya kuat n tetap semangat dalam menjalani hari-hari pengalaman hari ini hehe
Biasa anak muda itu klo liburan pasti banyak molor nya apalagi di rumah sendiri hehehe(tak terkecuali saya ) bangun dengan mata yang sedikit kriyip2 sih langsung menuju ke kamar mandi hehe eh blum sampe ke kamar mandi langsung di tawari untuk membeli winih Lombok(bibit cabai hijau kecil) hehehe meski belum sempat menginjakkkan kaki ke kamar mandi akhirnya malah ikut mas untuk membeli bibit itu dengan pede langsung naek garuda(motor kebanggaan itu) tancap gas dengan jalan pelan2 (ndak ngebut ya “saya masih ingat pesanmu dhek:), menuju daerah melis hehe di sini saya membeli bibit cabai kecil itu eh ternyata murah ya masak 1 pohon itu harganya cma 100 rupiah, coba byangkan murahkan apalagi sekarang ini harga cabai lagi menggila, berarti jika harga tetap seprti ini berate bagus donk tanemanku nanti bisa hasil hehe(terlalu ngayal deh ) teralu sibuk dengan kegiatan di belakang rumah sampai akhirnya saya lupa jika belum sarapan hehe meski status Cuma bantu2 tapi cukup rumayan besok bisa lanjut sendiri maklum kemungkinan libur selama 1 bulan masak hari-hariku berisi tidur atau Cuma jalan2 tanpa tujuan hehe, semoga tindakan saya ini benar

Lanjut lagi ke menanam cabai karena saya hidup di desa (dengan bangga!!) setiap ada orang lewat itu selalu bertanya-tanya “ lha yo ngono tho le mburitan ne di tanduri ben iso manfaat” itu terlontar sampai beberapa kali penanya pokok e banyak banget dah saya lupa hehe pikunan ternyata  ha akhirnya dapet beberapa larik tanah yang bisa dicangkuli wah ternyata capek ya, lebih capek dari pada ngetik artikel di blog ku ya (yo jauh to ndra) capek capek udah dlu macul tanahnya hehe
Pindah ke arena meja makan eh mbak ku masak enak pol yaitu ikan teropong digoreng kering renyah jan maknyusss(ayo gek blajar:DDD) setelah makan selesai mari mandi untuk siap2 berangkat sholat jum’at, ternyata saya masih tetap seperti anak2 dimana belum berangkat jika belum disuruh hehehe maklum klo libur itu pasti hawa nya males klo ndak gitu ngantuk,(^^)V ya  wis saya berangkat ke masjid dekat rumah n ternyata terasa cepat banget, setelah selesai itu saya makan untuk kedua kalinya maklum di trenggalek setiap sore ujan jadi ndak bisa ngelanjutin kerjaan yang tadi
Sampai sore hari saya di suruh mbak untk membeli sesuatu yang digunakan utuk makan sore karena saya dlewer orangnya jadi telat gara2 terlalu asyik melihat pemandangan sekitar rumah dengan naik motor pelan2 n akhir nya tidak dapet apa yang diminta mbak hehe
Wah rasanya pengn segera bisa ketemu dengan teman2 di SMA biar bisa dikit tambah ilmunya hehe
Ayo ndra semangat semangat semangat !!!!     

Rabu, 23 Maret 2011

litte star

bintang bersinar memancarkan sinar yang indah
malam yang gelap jadi nampak indah karnanya
bintang itu indah
bintang penentu arah
bintang jadi saksi
bintang penerang jalanku
bintang memberi harapan secerah sinarnya
bintang ungkapan cinta
begitu banyak makna bintang
jelas bintang adalah bukti kebesaran Allah SWT

tentang seseorang

pagi bersinar cerah...
adzan subuh pun berkumandang..
kokok ayam jantan tak pernah berhenti bersautan
baju yang sudah siap pun dikenakan...
sepeda yang usang pun tak terlupa olehnya selalu dipoles dengan kain yang bersih
ketika ditegur beliau pasti kan membalas dengan senyum terbaiknya

meski banyak orang yang mengejeknya
tak peduli dengan terik matahari yang membakar tubuhnya
tak peduli ribuan peluru menghantam tubuhnya
karena banyak harapan yang menunggu
tak peduli apakah dia dikenang oleh orang
Dengan penuh kasih sayang dia menanam bibit untuk masa depan
ejekan, pertengkaran, tawa, tangis,ingus jadi satu
dibalik remeh profesinya tapi sungguh mulia hatinya...

Guru besar dalam profesi yang diremehkan